Beranda Nasional Ekonomi Seni Budaya Internasional Biografi Politik Hukum Kriminal Pemerintahan Daerah Pendidikan Olahraga Opini Foto Video

Beranda Nasional Ekonomi Seni Budaya Internasional Biografi Politik Hukum Kriminal Pemerintahan Daerah Pendidikan Olahraga Opini Foto Video Lelucon Muhasabah Otobiografi Pinggir Jurang Somasi Viral Berita Terbaru

Profil

Tentang Kami SUSUNAN REDAKSI Iklan

Ikuti Kami

Hukum   

Para Pembakar Mess PT GAJ Mulai Ditangkapi

Redaksi   |   Selasa, 22 November 2022, 18:53 WIB   |   38 dibaca
Para Pembakar Mess PT GAJ Mulai Ditangkapi

Para pelaku pembakaran Mess PT GAJ dan penghadangan mobil patroli diamankan. | Foto humas

 

Lampung Tengah, bensor.co.id - Usai membakar Mess dan sarana PT Gunung Aji Jaya (GAJ), massa menghadang mobil petugas patroli. Mobil ringsek. Delapan pelaku berhasil diamankan.

 

"Saat petugas menggelar patroli, tiba-tiba dihadang sekelompok masa, lalu melempari petugas dengan kayu dan batu, yang mengakibatkan tiga unit mobil rusak body dan pecah kaca," kata Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Selasa (22/11/2022). Ikut mendampingi AKP Nurul selaku Danki Dalmas Polda Lampung, Kompol Jemmy Yudanindra Wadanyon A Pelopor Sat Brimobda Lampung, dan Kabag Ops Polres Lampung Tengah Kompol H.D Pandiangan 

 

Menurut AKBP Doffie, peristiwa penghadangan terjadi Senin (21/11/2022) di Kampung Negeri Ratu, Kecamatan Pubian, sekira pukul 17.00 WIB. 

 

Dalam kondisi tidak kondusif dan memanas tersebut, petugas gabungan langsung melakukan pengamanan serta menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para perusuh. "Hasilnya, delapan orang bisa diamankan beserta lima senjata tajam, dan 16 unit motor," jelasnya. 

 

Barang-bukti yang berhasil diamankan, sambung Kapolres yakni, 1 tombak, 1 bilah golok, dan tiga badik, kemudian 16 unit motor. Sebanyak delapan motor terdata dan terdaftar di Samsat. Namun tidak dilengkapi STNK dan BPKB serta delapan kendaraan lain tidak terdaftar di Samsat. Sedangkan dua diantaranya tidak ditemukan Nomor rangka dan Nomor mesin, karena telah terhapus.

 

Barang-barang tersebut patut diduga diperoleh dari hasil kejahatan. Polisi juga menemukan barang-bukti lainya berupa batu, kayu dan sendal pelaku yang ditinggal lari.

 

Kapolres menjelaskan, para pelaku yang diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka yakni tujuh orang, satu diantaranya sedang dalam pemeriksaan.

 

Berikut Ini Daftar Nama Tersangka;

1). NAS (38), warga Kampung Tanjung Kemala Kecamatan Pubian Kab. Lamteng. (BB yang diamankan Sajam jenis Golok).

2). ZA ( 28), Islam warga Kampung Negeri Kepayungan Kecamatan Pubian Kab. Lamteng. (BB yang diamankan sajam jenis pisau garpu dan positif amphetamin).

3). HAL (26 ), seorang mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi swasta di Bandar Lampung, warga Kampung Gedung Harga Kecamatan Selagai Lingga Kab. Lamteng. (BB sajam jenis Garpu).

4). MIF (19 ) seorang pegawai sebuah leasing, di Bandar Jaya,  warga Kampung Negeri Kepayungan Kecamatan Pubian Kab. Lamteng. (BB yang diamankan sajam jenis pisau).

5). HER ( 70) sorang Buruh, asal Kampung Gunung Raya Kecamatan Pubian Kab. Lamteng. (BB yang diamankan 2 buah batu gumpalan semen).

6). Ans (70) , seorang petani, warga Kampung Gunung Raya Kecamatan Pubian Kab. Lamteng. (BB sajam jenis tombak)

7). YUN (21) seorang Kepala Seksi di Kampung Gedung Harta Kecamatan Selagai Lingga Kab. Lamteng. (BB yang diamankan 1 buah karambit dan positif amphetamin).

8). AR (43 ) seorang Operator Kampung Gunung Raya, asal Gunung Raya Kecamatan Pubian Kab. Lamteng belum ditetapkan sebagai tersangka. Karena sedang dalam pendalaman pemeriksaan oleh petugas. 

 

Untuk warga berisial AR saat ini sedang menjalani pendalaman pemeriksaan dan belum ditetapkan sebagai tersangka. 

 

Para pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat nomor 12/Thn 1951 tentang membawa senjata tajam, penikam atau penusuk dan Pasal 214 KUHPidana. 

 

"Sedangkan bagi tersangka YUN, dan ZA (28), (urinenya positif amphetamin). Kepada keduanya juga diterapkan UU No. 35.Tahun 2009, tentang penyalahgunaan Narkoba," tegas Kapolres.

 

Kapolres menegaskan, tujuh orang yang berhasil diamankan petugas, besar kemungkinan terlibat dalam aksi pembakaran mess dan kendaraan serta aset milik PT GAJ. 

 

Polisi terus melaksanakan patroli dialogis dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan melawan hukum. 

 

“Masyarakat diimbau agar tidak terprovokasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong,” imbaunya.

 

Kini, para pelaku berikut barang-bukti telah diamankan di Mapolres Lampung Tengah guna pengembangan lebih lanjut. (Rilis)

 

Editor Kholis 

 

Baca Juga

Kalah Judi Online, Pemuda Nekat Membegal Wanita

Redaksi

Kalah Judi Online, Pemuda Nekat Membegal Wanita

Kamis, 01 Desember 2022 00:24 WIB

  Lampung Tengah, bensor.co.id - Gara-gara judi online dan banyak utang, NY Als Welkomet (27) nekat membegal. Korbannya seorang perempuan berker

Bhabinkamtibmas Penengahan Bantu Warga Miskin

Redaksi

Bhabinkamtibmas Penengahan Bantu Warga Miskin

Rabu, 30 November 2022 23:49 WIB

  Lampung Selatan, bensor.co.id - Bhabinkamtibmas Polsek Penengahan Lampung Selatan bersama Camat Bakauheni serta Babinsa setempat menyalurkan b

Ayo Download Super App Presisi

Redaksi

Ayo Download Super App Presisi

Selasa, 29 November 2022 21:48 WIB

  Lampung Tengah, bensor.co.id - Hallo sobat Polri, sebagai komitmen kami untuk meningkatkan kinerja pelayanan, kini Polri telah menyiapkan apli