Beranda Nasional Ekonomi Seni Budaya Internasional Biografi Politik Hukum Kriminal Pemerintahan Daerah Pendidikan Olahraga Opini Foto Video

Beranda Nasional Ekonomi Seni Budaya Internasional Biografi Politik Hukum Kriminal Pemerintahan Daerah Pendidikan Olahraga Opini Foto Video Lelucon Muhasabah Otobiografi Pinggir Jurang Somasi Viral Berita Terbaru

Profil

Tentang Kami SUSUNAN REDAKSI Iklan

Ikuti Kami

Daerah   

Puluhan Kades Ikut Penyuluhan Cegah Korupsi Dana Desa

Redaksi   |   Selasa, 22 November 2022, 00:56 WIB   |   32 dibaca
Puluhan Kades Ikut Penyuluhan Cegah Korupsi Dana Desa

Kajari Tulang Bawang Barat Sri Haryanto sedang menyampaikan materi anti korupsi kepada para Kades. | Foto humas

 

 

Tubaba, Bensor.co.id - Upaya pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana-Desa (DD) Pemerintah Daerah bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung menggelar penyuluhan hukum terhadap sejumlah Kepala Tiyuh atau Kades.

 

Penyuluhan dihadiri Sri Haryanto, S.H,.M.H (Kajari), Asisten 1 Bayana, Kabag Hukum Budi Sugiarto, Kadis PMD Sofyan Nur, Camat TBU Iwan Setiawan. Acara berlangsung di aula Balai Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Senin (21/11/2022).

 

Bayana mengatakan, agar tercipta kesadaran hukum di masyarakat maka hukum harus dipublikasikan kepada masyarakat luas. Salah satunya dengan melakukan penyuluhan hukum yakni, menyebarluaskan informasi hukum, pemahaman tentang hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Penyuluhan hukum dilakukan demi tegaknya supremasi hukum guna mewujudkan dan mengembangkan kesadaran hukum. Sehingga tercipta masyarakat cerdas hukum dan berbudaya hukum serta meningkatnya kepatuhan hukum di tengah masyarakat

 

"Saya mengajak dan menghimbau kepada seluruh komponen penyelenggara pemerintahan tiyuh agar selalu ekstra hati - hati dalam rangka menjalankan serta melaksanakan pengelolaan dana tiyuh agar terhindar dari tindak pidana korupsi," terangnya.

 

Sri Haryanto mengatakan,  membuka diri untuk para Kades. Jika ada masalah yang ingin dikonsultasikan kepada Kejari, pihak Kejari siap membuka pintu.

 

 "Jangan ada jarak diantara kita, supaya tidak terjadi hal - hal yang tidak kita inginkan," tegasnya.

 

Budi Sugiarto menyampaikan, penyuluhan hukum tersebut mengingatkan tentang bahaya korupsi. "Ini jangan dijadikan momok bagi perangkat desa. Jadikan pendamping desa tempat meminta pendapat dan konsultasi. Dengan adanya Kejari kita berharap dapat menjadi partner desa agar pengelolaan dana desa dapat lebih tepat penggunaannya," pungkasnya.(Fio)

 

Editor Kholis 

Baca Juga

Dua Toko di Pasar Natar Kebakaran

Redaksi

Dua Toko di Pasar Natar Kebakaran

Kamis, 01 Desember 2022 15:58 WIB

  Lampung Selatan, bensor.co.id - Pasar Natar kembali kebakaran, Kamis (1/12/2022) sekira pukul 11.15 wib. Kali ini menimpa dua toko: Toko Susi

Pengurus Karang Taruna Pesawaran Jalan-jalan ke Solo

Redaksi

Pengurus Karang Taruna Pesawaran Jalan-jalan ke Solo

Kamis, 01 Desember 2022 09:47 WIB

  Jawa Tengah, bensor.co.id - Sejumlah pengurus teras Karang Taruna Kabupaten Pesawaran pergi ke Solo Jawa Tengah. Mereka mengikuti BBKT Nasiona

Suasana Haru Mewarnai Pelepasan Kompol Parhan

Redaksi

Suasana Haru Mewarnai Pelepasan Kompol Parhan

Rabu, 30 November 2022 21:14 WIB

  Lampung Selatan, bensor.co.id - Polres Lampung Selatan menggelar upacara purna tugas Kompol Parhan (Kabag Perencanaan Polres Lampung Selatan)